Kenali Jenis Investor yang Cocok untuk Anda | Invest, Swing, Scalper

Jenis Investor Saham

Kenali Jenis Investor yang Cocok untuk Anda | Invest, Swing, Scalper

Anda mungkin bingung, apa bedanya Jenis Investasi saham Invest, Swing, dan Scalper.

Banyak orang mengartikan ketiganya ini sama, padahal terdapat perbedaan yang jelas diantaranya.

Perbedaan yang paling menonjol adalah pada rentang waktu saham tersebut berada pada portofolio Anda. Pemilihan waktu ini harus Anda pikirkan terlebih dahulu karena ini berkaitan dengan Jenis investor seperti apa yang Anda pilih.

Artikel MSI kali ini akan memberikan gambaran besar mengenai perbedaan Jenis investasi saham Invest, Swing, dan Scalper. Berikut ulasannya.

Investor

Seperti namanya, “invest” adalah jenis investasi saham yang paling murni. Dalam perjalanannya, Anda tidak perlu mengutak-atik investasi Anda, karena sejatinya pemilihan saham ini sudah melalui proses yang panjang.

Anda hanya disarankan untuk menunggu uang hasil investasi saham Anda berkembang, itulah mengapa, dalam invest, analisa fundamental sebuah perusahaan sangat diperhatikan guna melihat prospek kemajuan perusahaan tersebut.

Rentang waktu yang sering diambil pemegang saham untuk menghasilkan return biasanya berkisar pada tahun ke-5 keatas. Namun tidak menutup kemungkinan bahwa investasi saham tersebut dapat berjalan lebih panjang lagi mengingat saham tersebut masih memiliki prospek yang baik.

Orang yang memilih rentang waktu inilah yang sebenarnya dapat dikatakan tipe “Investor” karena pemilihan saham berdasarkan pada nilai sebuah perusahaan, bukan semata pada harga yang sedang berlaku.

Anda bahkan dapat mencetak untung hingga ribuan persen bergantung pada pemilihan waktu dan perusahaan yang Anda pilih. Pilih perusahaan dengan fundamental yang baik. Lihat https://mastersaham.com/cara-memilih-saham/

Swing

Berbeda dengan tipe “Investor”, tipe swing tidak terlalu mendalami fundamental perusahaan. Ini adalah tipe investasi yang memilih saham dengan teknik campuran antara analisa fundamental dan teknikal namun tidak memihak salah satunya. Sehingga pada prosesnya, seringkali investor harus mengecek sejauh mana investasinya berkembang.

Tipe ini akan melihat saham-saham yang bagus, memiliki prospek, namun tidak memakan waktu yang lama untuk menghasilkan return.

Waktu yang dibutuhkan bervariasi, mulai dari satu minggu, satu bulan, hingga tiga bulan. Jika sudah terlalu lama dalam daftar portofolio, maka saham tersebut wajib dibuang dan dana hasil penjualan dapat di optimalkan dalam saham lain mengingat tipe swing hanya untuk jangka waktu menengah saja.

Analisa teknikal untuk model ini adalah dengan melihat pengulangan harga pada grafik yang ditunjukkan sebuah saham mulai dari saat harga rendah hingga saat harga merangkak naik.

Namun untung yang dihasilkan dalam tipe Swing ini tidaklah sebesar Invest mengingat waktu yang diambil juga tidak lama.  

Scalper

Menjadi scalper adalah impian banyak orang, harus diakui kalau scalper sangat cocok dijadikan sebuah pekerjaan. Orang-orang yang mengambil tipe jenis ini lebih sering disebut sebagai “Trader” bukan “Investor” karena saking cepatnya bertransaksi dalam bursa.

Pada pemilihan sahamnya, tipe Scalper sama sekali tidak bergantung pada analisa fundamental. Keseluruhan analisa hanya menitikberatkan pada analisa teknikal.

Tipe Scalper biasanya hanya membutuhkan waktu satu hari saja untuk keluar-masuk saham. Bahkan beberapa diantara hanya memanfaatkan moment di jam-jam tertentu saja dan dapat keluar-masuk saham hanya dalam beberapa detik. Karena prinsip scalper adalah keluar secepat-cepatnya ketika telah mendapatkan keuntungan.

Apabila salah dalam memilih saham, tipe scalper memiliki waktu paling lama tiga hari untuk keluar dari saham tersebut mengingat pilihan saham hanya berasal dari “hype” sesaat.

Banyak orang memilih jenis ini karena mereka berpendapat tipe ini adalah yang paling singkat untuk mendapatkan return (biasanya hanya beberapa persen). Namun perlu diingat bahwa tipe Scalper harus selalu siap memantau saham pembeliannya hingga terjual mengingat harga bergerak sangat cepat.

Mau jadi apapun Anda, itu bukan sebuah masalah. Yang perlu diperhatikan bahwa investasi adalah cikal bakal seorang untuk menjadi miliarder, melalui proses ini, investasi mengajarkan “Uang bekerja untuk kita”, dan bukan sebaliknya.

Sekian artikel dari MASTER SAHAM INDONESIA

Jika Anda menyukai artikel ini, jangan lupa untuk bagikan ke seluruh media sosial yang Anda punya

Sampai jumpa di artikel saham lainnya

Salam MSI, Salam Investasi.

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *