Cara Beli Saham IPO Lewat E-IPO :: Agar Tidak Ketinggalan Harga

cara beli saham ipo

Bagaimana cara beli saham ipo di BEI melalui E IPO sebelum masuk ke dalam pasar saham sekunder ?? Biasanya saat awal IPO perusahaan yang ditawarkan di pasar saham, harganya sudah langsung naik, padahal belum ada yang beli sekalipun, kok bisa ya ??

Jika anda belum familiar dengan istilah IPO, akan kami jelaskan sedikit, IPO disini singkatan dari Initial Public Offering, perusahaan yang IPO berarti perusahaanya menjual kepemilikanya ke publik dan bisa dibeli oleh investor di bursa saham,

Biasanya perusahaan yang sudah IPO terdapat nama Gelar (.TBK) dibelakangnya, seperti : PT Bank Republik Indonesia Tbk.

Awalnya kami bingung saat ada yang bertanya demikian, ternyata ada beberapa perusahaan sekuritas di indonesia yang mempunyai fitur untuk membooking saham-saham baru IPO sebelum ditawarkan ke pasar sekunder, Seperti Mandiri Sekuritas yang mempunyai fitur ini.

Yah, jadi gak adil dong..

Jadi sebenarnya para investor bisa beli saham ipo perusahaan secara perdana sebelum saham-saham ini ditawarkan di pasar sekunder (yang saat ini kita bertransaksi), jadi kita bisa membooking atau membeli dahulu penawaran saham yang baru saja IPO.

Ini adalah salah satu keuntungan dari Sistem E-IPO yang diluncurkan Bursa Efek Indonesia baru-baru ini,
Hanya salah satunya…. 🙂

Simak,, Begini caranya beli saham ipo lewat E-IPO sistem baru milik Bursa Efek Indonesia 2021.

1. Registrasi lewat Website E-IPO

  • Buka halaman website e-ipo.co.id
  • Lalu pilik Registrasi / Daftar di bagian pojok kanan atas
  • Masukkan alamat email anda
  • Pilih Type Investor, apakah Individual atau Institusi/Corporate
  • Pilih Send / Kirim
  • Isi data investor dengan benar, pastikan datanya benar ya..
  • Lalu proses Autentikasi melalui email yang didaftarkan
  • Buka email anda, Klik link Autentikasi yang telah dikirim ke email anda, kemudian masukkan kode OTP
  • Klik Send
  • Buat dan verifikasi password
  • Selesai

2. Verifikasi dari broker / sekuritas

  • Selanjutnya pilih +Broker
  • Pilih broker atau sekuritas yang dituju (yang anda punya sebelumnya)
  • Pilih registrasi SID atau SRE bagi yang sudah punya, jika anda belum memiliki SID/SRE, dapat membuatnya rekening terlebih dahulu melalui perusahaan sekuritas yang terdaftar di bursa efek indonesia
  • Jika sudah diverifikasi, maka anda dapat langsung login dan menyampaikan minat atau memesan saham IPO di sistem e-IPO, inilah yang kita maksud, memesan/booking saham terlebih dahulu sebelum masuk pasar sekunder

3. Submit pesanan atau minat anda

  • Login ke akun e-IPO
  • Di halaman awal, akan tampil list informasi perusahaan yang sedang IPO
  • Pilih saham IPO yang mau dibeli, klik More Info
  • Klik Place Order
  • Isi formulir pemesanan
  • Klik Send, lalu masukkan kode OTP

4. Sediakan saldo di Rekening Dana Nasabah (RDN)

  • Dari pihak perusahaan yang IPO akan menerima pemberitahuan email bila ada pesanan yang masuk dari anda
  • Kemudian mereka melakukan verifikasi data
  • Bila pesanan disetujui, pesanan atau pembelian saham IPO anda dapat langsung di approve
  • Minat investor di masa book building wajib dikonfirmasi oleh investor di masa Konfirmasi ini berbentuk bahwa investor sudah membaca prospektus perusahaan
  • Untuk membaca prospektus, klik View berlambang mata dari menu Active Orders
  • Klik I have already read the prospectus
  • Di masa book building, investor harus menyediakan dana di RDN sebelum masa offering

5. Terima saham IPO

  • Investor dapat melihat hasil penjatahan atas pembelian saham IPO di menu History
  • Bila investor mendapatkan penjatahan sesuai pesanan, maka status akan bertuliskan AllotedBila statusnya Alloted w/ Scale Back = mendapatkan penjatahan disesuaikan, Not Alloted = Tidak mendapatkan penjatahan, Not Carried Over = Pesanan tidak diteruskan untuk proses penjatahan.

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *