Perbedaan Saham dan Reksadana :: Lebih Untung Mana ??

Bicara Investasi, anda harus tahu perbedaan saham dan reksadana terlebih dahulu, ini penting banget buat hidup kita, memang sih manfaatnya ga akan bisa diterima secara langsung, tapi ke depan, percaya deh, kalian yang udah nglakuin investasi dari sekarang akan jauh lebih Bahagia dari pada kaum-kaum yang duitnya abis buat ngopi doank.

Investasi ada banyak jenisnya, tapi sayangnya ga banyak orang tahu jenis-jenis investasi lebih detail.

Pernah ada yang tanya ke aku, dimana dia bisa nyerahin duitnya buat investasi?

Hey, kalian juga bisa ngelola itu sendiri, no need people to ggrow your asset.

Investasi sendiri ada berbagai macam jenisnya, seperti saham, reksadana, Terus ada obligasi atau surat utang dari swasta maupun pemerintah, ETF, emas, dan lainnya.

Nah untuk lebih gampang memahaminya, aku akan coba kasih gambaran tentang 2 instrumen investasi yang paling terkenal nih, investasi saham dan investasi reksadana, apa beda keduanya?

Pengertian Saham dan Reksadana

Saham adalah sebuah bukti kepemilikan dari suatu perusahaan berupa lembaran saham. Porsi kepemilikan ini sendiri bergantung pada berapa porsi dana yang kita tempatin di perusahaan tersebut, ingin investasi saham ? bisa membaca artikel ini Cara Investasi Saham

Sedangkan Reksadana adalah wadah pengelolaan dana dari para investor yang selanjutnya akan di investasikan kembali dalam instrument investasi lainnya, seperti pasar uang, obligasi maupun saham.

Perlu dicatet disini reksadana juga dibagi ke dalam beberapa jenis ya seperti rekddsadana pasar uang, pendapatan tetap, campuran, atau reksadana saham

Reksadana saham ini beda dengan saham yang dijelasin barusan.

Bedanya.. kalo di saham seluruh transaksi bisa kita lakuin sendiri, seluruh aktivitas jual beli akan menjadi tanggung jawab kita, jadi kita mesti sediain waktu untuk memantau dan pasti dibutuhkan trik khusus untuk memilih saham yang bagus, termasuk resiko tinggi ya

Sedangkan kalo di reksadana enggak, kita akan dibantu oleh manager investasi yang akan membantu mengelola uang kita. Sehingga kita yang nggak punya waktu bisa santai dan menunggu hasil kerja portofolio dari manajer investasi yang kita pilih.

Nah kalo gitu, lebih untung mana antara saham dan reksadana?

High risk high return

Yap, kalo semua eksekusinya benar, kl kita berhasil memilih saham dengan benar, maka saham menjadi instrument investasi yang paling menguntungkan.

Sedangkan di reksadana, karena kita memperkerjakan MI nih, maka keuntungan juga akan dibagi untuk MI sesuai perjanjian di awal.

Sekarang dari sisi depositnya nih, berapa sih minimal deposit di saham dan reksadana?

Banyak yang bilang investasi reksadana lebih murah dari pada di saham? yap, betul banget.

Beberapa platform marketplace bahkan menawarkan pembelian reksadana dengan harga yang sangat murah, seperti Tokopedia maupun Bukalapak, kalian bisa mulai investasi dengan 10 ribu aja. 

Walapun di beberapa sekuritas juga mensyaratkan pembuatan akun pembelian reksadana dengan deposit sebesar 100 ribu.

Sementara di saham untuk buka akun sekuritas macam-macam depositnya, bisa mulai dengan 100 ribu juga dan membeli saham pertama kalian.

Bagaimana sudah paham perbedaan saham dan reksadana ? Kalian bisa menonton video ini untuk lebih jelasnya,

Yuk, mulai berinvestasi dari sekarang..

8 Cara Buka Rekening Saham di Mirae Asset Sekuritas

Cara Daftar Mirae Asset – Memilih sekuritas memang gampang-gampang susah. Anda harus memilih sekuritas yang handal demi kelancaran transaksi investasi Anda.

Salah satu sekuritas yang banyak direkomendasikan adalah Mirae Asset Sekuritas Indonesia, (Baca Review Sekuritas Terbaik), Sekuritas yang berasal dari negeri ginseng ini memang terkenal memiliki banyak fitur dan memiliki performa yang sangat baik (saya pun pengguna Mirae).

Sayangnya Mirae Asset belum memberikan layanan buka rekening online. Jika Anda ingin membuka akun, Anda dapat langsung ke kantor cabang Mirae Asset atau ikuti cara berikut ini.

Master Saham lampirkan cara-caranya dalam artikel ini.

1. Buka hots.miraeasset.co.id

Untuk cara membuka akun mirae asset sekuritas ini, Anda tinggal buka website resmi Mirae Asset di hots.miraeasset.co.id dan download form pembukaan rekening didalamnya, atau Anda juga bisa kunjungi Form Pembukaan Rekening untuk langsung mendownloadnya.

WATCH NOW !! VIDEO TUTORIAL APLIKASI MIRAE ASSET SEKURITAS

2. Pengisian Data

File yang di download berbentuk .rar, didalamnya terdapat pilihan bank yang dapat Anda sesuaikan dengan rekening yang saat ini Anda miliki. Terdapat 4 pilihan Bank yakni BCA, Mandiri, CIMB Niaga, dan Bank Permata.

Jika Anda ingin membeli saham-saham yang syariah, Anda pun dapat membuka akun mirae asset dengan jenis syariah di CIMB Niaga.

File berisi halaman untuk data Anda dan form ketentuan pembukaan dari bank, namun Anda tidak perlu mengisi seluruhnya. Cukup isikan data yang sesuai dengan kondisi Anda saat ini.

Disini Anda juga harus mengisi username Anda. Username ini akan digunakan setiap Anda login ke aplikasi mirae. Biasanya username terdiri dari huruf dan angka yang dapat Anda rangkai sendiri.

3. Lengkapi Berkas

Jika seluruh field data yang dibutuhkan telah diisi, tambahkan dokumen pendukung seperti fotokopi KTP, NPWP, serta fotokopi buku tabungan rekening yang telah Anda punya.

Jangan lupa bubuhkan paraf di setiap halaman dan lengkapi dokumen dengan materai pada bagian tanda tangan yang tersedia.

4. Pengiriman Berkas

Jika seluruh dokumen yang dipersyaratkan sudah terpenuhi, maka lakukan pengiriman dokumen ke alamat:

PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia
Treasury Tower Lantai 50
JI. Jenderal Sudirman Kav. 52-54
Jakarta 12190
Indonesia

Alamat Mirae

Proses ini memakan waktu yang lumayan lama hingga akhirnya dihubungi oleh pihak sekuritas (Marketer). Berdasarkan pengalaman saya, proses pembuatan rekening setelah pengiriman berkas mencapai 10 hari kerja.

Anda juga bisa melakukan crosscheck dengan menghubungi nomor Customer Service Mirae Asset.

Customer Service : (021) 150 350
E-mail : customerservice@miraeasset.co.id

Contact Mirae

5. Cek email

Di email ini akan tertampil seluruh data pembukaan akun dengan rincian nama nasabah, id nasabah, username, password, PIN, No rekening yang dibuat (Saya pilih BCA), keterangan fee seperti gambar dibawah ini.

Email Pembukaan Rekening

6. Lakukan Deposit Awal

Email sebelumnya juga berisi permintaan penyetoran saldo awal ke rekening yang telah dibuat.

Cara Buka Rekening Saham di Mirae Asset Sekuritas

Saldo awal adalah Rp 10.000.000. Nilai ini memang cukup besar mengingat cara kerja Mirae yang dapat diandalkan, tapi dapat Anda tarik kembali kok.

7. Lakukan Konfirmasi dengan Marketer

Beri konfirmasi ke pihak sekuritas (Marketer) bahwa Anda telah menyetorkan saldo awal. Sertakan bukti transfer. Setelah pihak marketer melakukan cross check, Anda sudah sah menjadi investor di Mirae Asset. Mulai dari sini Anda akan mendapatkan berita, analisa, serta rekomendasi pembelian saham dari Mirae Asset.

8. Login ke Aplikasi

Download aplikasi dengan ketikkan HOTS Mobile atau Mirae Asset di Play Store atau App Store Anda.

Hots Mobile Mirae

Login dengan Username, Password, dan PIN yang telah dikirimkan pada email sebelumnya. Jangan lupa ganti Password, dan PIN nya ya. Akun Anda telah siap untuk bertransaksi.

Nah itu dia 8 Cara Daftar Mirae Asset Sekuritas, meski tidak bisa online namun Anda tidak perlu mendatangi kantor sekuritas .

Anda tetap bisa membuka akun ini walaupun #DiRumahAja.

Jika Anda menyukai artikel ini, Anda dapat membagikannya di social media yang Anda punya.

Master Saham, Senang berinvestasi 🙂

4 Jenis Reksadana Cocok Untuk Pemula

MSI akan memberikan Jenis Reksadana yang cocok untuk pemula, tetapi sebelumnya anda harus mengetahui point dibawah ini,

Reksadana adalah salah satu instrumen investasi keuangan yang dihimpun oleh Manajer Investasi (MI) dan diawasi langsung oleh OJK.

Manajer Investasi atau yang sering disebut MI adalah pihak ketiga (bisa berupa perusahaan/perseorangan) yang ditunjuk investor untuk mengelola dananya.

Proses Pengelolaan Data Oleh MI, Pengelolaan yang dimaksud adalah untuk membantu investor mengembangkan dana tersebut yang dimasukkan dalam Portofolio Efek Manajer Investasi. Sebagai imbalannya, sebagian hasil dari keuntungan investasi akan diserahkan kepada Manajer Investasi.

Semua investasi pasti beresiko, tingggi- rendahnya resiko ditentukan dari profil dan wawasan kita sendiri mengenai dunia investasi. Mengapa? Karena profil resiko setiap orang berbeda-beda.

Ada yang menganggap resiko 20% dari total dana adalah terlalu besar, namun ada yang menganggap terlalu sedikit, mengingat return yang dihasilkan yang diperkirakan akan menghasilkan return sebesar 70%.

Itulah mengapa sangat penting untuk mengetahui batas toleransi resiko yang dapat kita tanggung dalam berinvestasi, agar kita juga dapat memprediksi kapan kita akan menerima keuntungan dari investasi tersebut.

Berikut ini adalah jenis reksadana yang sangat cocok untuk pemula, yang digolongkan berdasarkan tingkat resikonya:

1. Reksadana Pasar Uang (1-2 Tahun)

Reksadana Pasar Uang adalah reksadana dengan resiko yang paling minim, dan tergolong paling aman, namun memiliki return yang tidak terlalu besar.

Sebab, dalam Pasar Uang, dana yang dikelola MI umumnya di investasikan ke dalam 100% pasar uang seperti Deposito dan Sertifikat Bank Indonesia (SBI) dengan jatuh tempo kurang dari satu tahun.

Tujuan dari Reksadana Pasar Uang adalah untuk menjaga likuiditas dan pemeliharaan modal si investor agar dana dapat digunakan kembali.

Investasi pada Reksadana Pasar Uang boleh dibilang sangat cocok untuk kebutuhan investasi jangka pendek, karena dalam seharipun dapat memperoleh keuntungan meskipun keuntungannya masih sangat kecil.

Jangka waktu yang ideal untuk investasi ini adalah 1-2 tahun, namun apabila ingin lebih lama berinvestasi Anda dapat memilih Reksadana jenis lain demi mendapatkan profit yang lebih tinggi.

Meskipun memiliki return yang tidak terlalu besar, tapi tenang saja. Jenis investasi reksadana pasar uang masih memiliki return yang lebih tinggi kok jika dibandingkan dengan deposito di Bank.

Berikut nama-nama Perusahaan Reksadana Jenis Pasar Uang yang memiliki return yang sangat baik dalam beberapa tahun terakhir.

Reksadana Pasar Uang

Sumber: Bareksa.com

Pada gambar diatas dapat kita lihat bahwa kinerja Reksadana Pasar Uang memiliki return yang lebih tinggi dari bunga Deposito yang hanya berkisar 4%an saja.

Reksadana Pasar Uang sangat cocok untuk Anda yang baru menggeluti dunia investasi karena jenis ini memang di peruntukkan bagi orang yang belum dapat menanggung resiko kerugian yang lebih tinggi atau bahkan tidak ingin ada kerugian sama sekali.

2. Reksadana Pendapatan Tetap (2-3 Tahun)

Satu tingkat diatas Reksadana Pasar Uang adalah Reksadana Pendapatan Tetap.

Pada reksadana jenis ini, Manajer Investasi akan mengelola dana investor dengan mayoritas 80% dialokasikan pada instrument keuangan obligasi pemerintah maupun swasta, kemudian sisanya akan di tempatkan pada reksadana pasar uang. Sehingga penekanan resiko masih cenderung stabil.

Umumnya, investor yang memilih jenis reksadana ini telah mengerti dengan betul bahwa setiap investasi memiliki resiko untung-rugi. Pada tahap ini investor telah mampu mengambil resiko namun toleransinya terhadap resiko atau kerugian masih cenderung kecil.

Reksadana Pendapatan Tetap biasanya diambil dalam kurun waktu 2-3 tahun karena pada kurun waktu inilah dana yang diinvestasikan baru akan memberikan return yang optimal.

Reksadana Pendapatan Tetap

Sumber: Bareksa.com

3. Reksadana Campuran (4-5 Tahun)

Jenis reksadana campuran adalah reksadana yang dikelola pada berbagai instrument keuangan.

Umumnya proporsi pembagian reksadana campuran terdiri atas saham, obligasi, dan pasar uang. Manajer Investasi dapat meracik instrument keuangan untuk mendapatkan keuntungan yang paling optimal.

Dan biasanya Investor yang melakukan transaksi pada reksadana campuran telah mengetahui banyak instrument keuangan dan ingin mendiversifikasikan dananya agar mendapatkan keuntungan dan menghindari terlalu banyak resiko.

Reksadana Campuran  memiliki return yang lebih tinggi dari pada kedua jenis reksadana yang telah disebutkan diatas namun return yang dihasilkan masih lebih rendah bila dibandingkan reksadana jenis saham.

Lama jangka waktu investasi pada reksadana campuran disarankan pada kisaran 4-5 tahun, mengingat resikonya yang lebih tinggi dari pada pasar uang dan pendapat tetap.  Karena jika jangka waktunya diberlakukan sama dengan kedua jenis investasi di atas maka hanya mendapatkan return yang sedikit atau bahkan dapat minus yang berujung pada kerugian seperti table kinerja reksadana Campuran berikut ini.

Reksadana Campuran

Sumber: Bareksa.com

4. Reksadana Saham (> 5 Tahun)

Jenis reksadana saham adalah jenis reksadana yang paling berisiko tinggi namun memiliki return yang paling besar.

Seluruh dana yang diinvestasikan akan dialokasikan 100% pada saham. Pada tingkat ini, investor sudah mengetahui betul dan siap menerima segala kemungkinan akibat fluktuasi harga.

Reksadana saham memiliki nilai yang sangat fluktuatif, maka dari itu jangka waktu penempatan investasi reksadana saham disarankan untuk lebih dari 5 tahun dan tidak diambil sebelum itu, sebab dapat menyebabkan kerugian.

Pada gambar dibawah ini, diperlihatkan kinerja Manajer Investasi Reksadana Saham.

Reksadana Saham

Sumber: Bareksa.com

Tabel diatas menunjukkan kinerja Manajer Investasi dalam 10 tahun terakhir, hasilnya dalam 10 tahun kinerja reksadana saham dapat memiliki return yang sangat tinggi, mengalahkan jenis Reksadana lainnya.

Namun coba Anda perhatikan apabila Anda menginvestasikan dana pada Reksadana Saham hanya  dalam kurun waktu 1-5 tahun, nilai investasi Anda bisa jadi belum memberikan hasil.

Kesimpulan

Sebelum berinvestasi, cermati terlebih dahulu mana jenis investasi reksadana yang paling cocok untuk pemula dengan profil resiko Anda, seberapa besar Anda dapat menanggung lama investasi dan resiko yang diberikan dari reksadana tersebut.

Sesuaikan juga dengan tujuan investasi Anda, bila Anda menginginkan return dalam jangka waktu yang relatif singkat, Anda dapat mengambil Reksadana jenis Pasar Uang dan Pendapatan Tetap.

Namun Apabila Anda memiliki uang dingin yang tidak Anda gunakan dalam waktu dekat, Anda dapat memilih Reksadana jenis Campuran maupun Saham untuk jangka yang lebih lama lagi.

Nah.. sekian mengenai pembahasan mengenai reksadana,

Jika Anda menyukai artikel ini, silahkan share ke seluruh media sosial yang Anda punya.

Selamat berinvestasi, dan sampai jumpa di artikel investasi lainnya. 🙂

6 Aplikasi Gratis Untuk Screening Saham

6 Aplikasi Screening Saham Wajib Untuk membantu memilih saham yang cocok untuk investasi

Saham bukanlah sesuatu yang rumit. Menurut Warren Buffett saham adalah sebuah seni, tidak perlu menjadi orang yang sangat pintar untuk mempelajarinya, karena saham hirarki yang sebenarnya dapat dipelajari semua orang.

Saat ini, terdapat banyak alat bantu untuk mempelajari saham, munculnya berbagai aplikasi yang menyediakan informasi saham membuat investor jaman now mudah untuk mempelajarinya.

Bisa dibilang aplikasi-aplikasi ini adalah wajib untuk dimiliki karena mengandung banyak hal yang berkaitan dengan saham.

* Mau Software Chart Saham Gratis ?? ini adalah aplikasi screening saham Spesial dari Master Saham untuk anda semua, Klik link berikut Chart Saham Gratis

Beberapa aplikasi tersebut bahkan tidak berbayar alias FREE DOWNLOAD di Appstore atau Android.

Kali ini, Master Saham akan membagikan 6 Aplikasi Wajib yang harus dimiliki investor:

  1. Platform Online Sekuritas (Appstore & Android)
  2. RTI Business (Appstore & Android)
  3. Data Saham Indonesia (Android)
  4. Investing.com (Appstore & Android)
  5. IDX Channel (Appstore & Android)
  6. Stocks (Appstore)

Kita akan kupas satu per satu ya!

1. Platform Online Sekuritas

Platform Trading Mirae Asset Sekuritas

Dengan aplikasi platform trading online selain bsa menjadi aplikasi screening saham, anda juga dapat terus memantau sejauh mana perkembangan investasinya.

Semua transaksi jual-beli Anda dilakukan dilakukan di aplikasi ini. Bagi sebagian orang bilang “Ini sih jelas harus diinstall yak (:v).

Karena kalo tidak di install, investor tidak dapat melihat perkembangan portofolio sahamnya”. Meskipun banyak yang berkata demikian, tapi ada juga lho investor yang tidak menginstall aplikasi trading online-nya.

Biasanya investor seperti ini adalah investor yang sudah sangat yakin mengenai kinerja perusahaan yang di beli sahamnya.

Platform online sekuritas adalah aplikasi bawaan milik perusahaan sekuritas, baca lebih lanjut Rekomendasi Sekuritas Terbaik.

2. RTI Business

RTI Business

Aplikasi kedua adalah RTI Business, Aplikasi ini boleh dibilang sumber dari kegiatan investor maupun trader, bisa juga menjadi aplikasi screening saham.

Aplikasi RTI membantu untuk mengetahui secara jelas pergerakan indeks, tidak hanya indeks yang berlaku di Indonesia, tetapi juga indeks yang berjalan di Europe (Jerman, Inggris), Asia (Tokyo, Hongkong, Shanghai, Singapore), dan juga America. Di aplikasi RTI, Anda juga dapat melihat kurs berbagai mata uang seperti dollar America, Dollar Australia (AUD), Dollar Singapore (SGD), Chinese Yuan (CNY), Japanese Yen (JPY).

Anda juga dapat melihat pergerakan komoditi emas atau platinum lho!

RTI juga menyediakan informasi yang berkaitan dengan perusahaan atau emiten seperti berita terbaru, laporan keuangan serta jadwal pembagian dividen. Lengkap sekali kan?

3. Data Saham Indonesia

Data Saham Indonesia

Aplikasi yang tidak kalah penting lainnya bernama Data Saham Indonesia. Aplikasi ini juga dapat diinstal di semua jenis smartphone (kecuali IPhone). Data Saham Indonesia adalah aplikasi berbayar jika ingin mencari informasi yang lebih lanjut namun jika Anda menggunakannya hanya sebagai pelengkap aplikasi lain maka tidak perlu menggunakan versi yang berbayar, informasi yang disediakan sudah cukup lengkap.

Hampir sama dengan RTI, DSI (Data Saham Indonesia) juga memiliki fitur News, Currency (Kurs Mata Uang), harga komoditi. Namun ada yang berbeda dari DSI, DSI menyediakan fitur Top Stock serta Bandarmology yang dapat melihat pergerakan Bandar saham.

4. Investing.com

Investing

Aplikasi investing.com merupakan aplikasi screening saham yang dapat membantu Anda dalam melihat pergerakan saham dunia. Jika kita ingin mencari saham diiluar Indonesia, aplikasi ini sangatlah tepat digunakan.

Selain itu, di aplikasi investing.com, Anda juga dapat melihat harga support dan resist suatu saham yang tentunya akan membantu Anda dalam mengestimasi harga penjualan maupun pembelian.

Ada webinar nya juga lho, dan semua diisi oleh pakarnya seperti Barry Norman, Alan Greenwald, Kiana Danial

5. IDX Channel

IDX Channel

Jika Anda belum memiliki aplikasi IDX Channel, segeralah install. IDX Channel menghadirkan berita yang paling up to date yang berkaitan dengan saham. Berita ini dapat berbentuk berita perusahaan maupun berita pasar yang sedang ramai diperbincangkan.

IDX sering kali menjadi rujukan para investor dan trader dalam berinvestasi saham, karena berita sekecil apapun dari luar akan sangat berpengaruh pada indeks harga saham. Biasanya naik-turunnya IHSG juga bergantung pada berita-berita yang ada disini. Jika ada jadwal LIVE, kita juga bisa ikutan streaming lho! Nambah ilmu dengan GRATIS.

6. Stocks

Stocks

Di aplikasi Stocks, Anda dapat melihat indeks harga saham amerika seperti saham pada peruhaan Apple, Nike, Starbucks, WaltDisney dan sebagainya. Aplikasi Stocks bekerja sama dengan Yahoo untuk mengambil berita-berita pasar dunia. Menariknya, Chart pada masing-masing saham tidak hanya terlihat 5 tahun saja namun juga dapat dilihat secara keseluruhan mulai dari saat IPO (Initial Public Offering) hingga sekarang.

Nah, itu dia ke 6 aplikasi screening saham yang dapat menunjang aktivitas investasi Anda, berinvestasi haruslah bijak, rajin membaca banyak informasi akan memudahkan Anda mengambil keputusan dengan tepat.

Salam MSI, senang berinvestasi 🙂

Review Overview
SUMMARY

berikut ini adalah 6 aplikasi super keren, untuk membantu investor screening saham dengan teknik fundamental & teknikal saham yang akurat

Saham Turun Terus ? Tips Warren Buffett Agar Tidak Panik

Saat IHSG terpuruk & saham turun terus, bagaimana solusinya?

Halo reader MSI..

Hari ini, Senin 09 Maret 2020, IHSG atau Indeks Harga Saham Gabungan Indonesia merosot sangat dalam hingga ke harga 5.133,151 dan ditutup di harga 5.136,809 atau melemah sebesar -6.58%.

Sepanjang tahun 2020, penurunan nilai ini adalah yang terbesar yakni sebanyak -361.731 poin.

Pasti kaget ya.. nilai yang sangat besar tentunya, namun kenapa ini bisa terjadi ?

Akibat Virus Corona (Covid-19)

Kondisi IHSG yang terus-menerus melemah salah satunya disebabkan oleh virus Corona atau Covid-19 yang berasal dari Kota Wuhan, China.

Meskipun kondisi penyebaran virus Corona ini telah banyak terkontrol dan bahkan banyak pasien yang dinyatakan sembuh namun sepertinya belum mampu memulihkan kondisi pasar modal Indonesia.

Banyak Trader mengeluhkan hal ini, tentu saja karena lemahnya IHSG ikut menjadi penyumbang melemahnya sebuah saham sehingga menyebabkan nilai saham tertentu mengalami defisit cukup dalam.

Istilahnya adalah “Saham Nyangkut”.

Saham nyangkut membuat trader harus berpikir berkali-kali saat mengambil keputusan, apakah akan menunggu koreksi, atau akan cutloss atau membuang saham tersebut meskipun rugi.

Sebenarnya, tidak semua saham yang nyangkut adalah jelek, seluruh pemain di pasar modal pasti pernah merasakan ini.

Namun apabila Anda dapat mencermati ini lebih dalam, beberapa hikmahnya adalah ini,

Hikmah Saat Saham Turun

Harga saham yang turun BUKAN lah MUSIBAH melainkan ANUGRAH

Mengapa demikian?

Investor sejati pasti tahu jawabannya

Ini adalah momentum yang tepat untuk membeli barang dengan harga MURAH

Membelanjakan uang Anda kemudian menginvestasikannya ke saham adalah pilihan yang tepat untuk menjadi investor sukses.

Seperti yang dilakukan Warren Buffett, seorang investor sukses yang memiliki kekayaan sebanyak 81,7 Miliar USD, semasa hidupnya menjadi investor, ia hanya membeli dan menyimpannya saja.

Dia tidak panik meskipun saat itu tahun 2016  saham mengalami fluktuasi pasar yang tidak terkendali.

Tidak Panik adalah Kuncinya

Menurutnya, “Jika seseorang berusaha membeli dan menjual saham, dan cemas mengenai kapan mereka harus bersabar sedikit.. dan berpikir mereka seharusnya menjual saat harga sahamnya naik, maka mereka tidak akan mendapat hasil yang bagus”.

Buffett menyarankan investor agar bersantai menghadapi masalah ini dan menghabiskan waktu untuk mendekatkan hubungan dengan keluarga.

“Selama Anda berinvestasi dengan tepat demi mencapai tujuan Anda, maka jauhilah portofolio Anda”.

Investor sejati seperti Warren Buffett tidak akan mengambil keputusan untuk menjual saham di kala seperti ini.

Turunnya harga IHSG seharusnya menjadi ladang bagi para pemain pasar modal untuk semakin menanamkan modalnya pada emiten yang diyakini mampu untuk mencetak laba.

Karena semakin murah Anda beli, maka semakin untung juga Anda dikemudian hari.

Percaya Diri Pada Saham Pilihan Anda

Ingat, mulailah dari yang kecil, tanamkan dan lihat perkembangan pohon investasi Anda.

Pohon investasi saham

Selama perusahaan yang Anda pilih tepat, baik dari sisi manajemen maupun perolehan profitnya, maka seberapapun kasus yang sedang mengguncang tidak akan menghalangi perusahaan ini untuk maju.

Yakinlah bahwa perusahaan yang Anda pilih akan mampu mengembalikan harga saham ke level tertingginya.

Sehingga Anda tidak perlu bekerja, penghasilan Anda akan tetap mengalir dari hasil investasi seperti WARREN BUFFETT.

Semoga artikel ini dapat membantu menenangkan Anda dan menghindarkan Anda dari ketidakseimbangan nilai saham,

Master Saham akan kembali lagi dengan artikel menarik lainnya.

Jika Anda menyukai artikel ini, silahkan bagikan agar orang-orang disekitar Anda dapat dengan cerdas mengenal apa itu INVESTASI yang SUKSES.

Review Overview
SUMMARY

investasi saham kok turun terus ? ini adalah tips dari warren buffett saat mengatasi pasar saham yang sedang krisis, tidak panik adalah kuncinya.

Alasan Kenapa Kamu Harus Investasi Saham? Kenali Alasannya

Alasan Kenapa harus investasi saham? – Pertanyaan ini seringkali saya hadapi,terlebih, pertanyaan ini tidak hanya diajukan oleh anak-anak muda saja, namun juga banyak orang dewasa yang mempertanyakan.

Rata-rata mereka membandingkan saham dengan investasi lain seperti tanah, rumah, maupun emas. Lalu kenapa harus saham?

Baca Lebih Lanjut Pentingnya Investasi Saham

WATCH NOW !! SEMINAR,, ALASAN INVESTASI SAHAM

Alasan Mengapa Harus Investasi Saham

Kita Bandingkan Saham Vs Tanah

Karena saham tidak memerlukan modal banyak.

Mari kita bandingkan dengan Tanah

Tanah adalah salah satu investasi yang paling banyak dikejar, mengapa?

Karena harga tanah dari tahun ke tahun tidak pernah mengalami defisit, ia akan terus naik seiring dengan banyaknya permintaan pasar.

Investasi yang menarik, bahkan sangat menarik karena kita tidak perlu repot mengurus tanah untuk mendapatkan keuntungan, cukup biarkan tanah tersebut dan Anda akan untung di kemudian hari.

Tapi pernahkah Anda berpikir, berapa uang yang harus Anda keluarkan untuk membeli sebidang tanah?

Di daerah saya saja, tanah per m2 dijual seharga Rp 2 juta, namun tidak mungkin kan jika kita hanya membeli 1m2 saja? Paling tidak kita membeli tanah 20 m jika kita akan membangun bangunan atau mini perkebunan disana. Itu berarti uang yang harus Anda kumpulkan untuk membeli 20m2 tanah adalah 20 * 2 jt = 40 juta rupiah (Minimal).

Dan Of Course di kota Anda nilainya akan lebih besar (Karena saya tinggal di pedesaan).

Kita Bandingkan Saham Vs Rumah

Kemudian Rumah

Rumah merupakan investasi yang tidak pernah mati pula.

Rumah adalah sebuah tanah yang telah memiliki bangunan, tipe bangunan rumah biasanya diukur dalam angka seperti tipe 21, 36, 54, 60, dan seterusnya.

Menurut informasi, tipe rumah yang paling kecil adalahtipe 21 yang dapat berdimensi 3m*7m atau 6m*5,5m. Di Semarang, rumah tipe ini di patok dengan harga 115.000.000 – 150.000.000 tergantung lokasinya.

Let say 115.000.000 rupiah.

Jika seseorang ingin menyicil rumah tersebut, paling tidak harus membayar dp rumah sebesar 25% yaitu Rp 28.750.000.

Angka yang cukup tinggi ya

Kita Bandingkan Saham Vs Emas

Kemudian emas

Bagi sebagian orang, emas merupakan investasi

Bagi saya, emas yang dibeli dalam bentuk perhiasan sama sekali bukan investasi, mengapa?

Karena jika Anda menjualnya, pasti nilai dari emas tersebut turun seiring dengan berkembangnya banyak model perhiasan. Lagi pula, si pembeli akan berkata “Lah ini bekas kok”.

Itulah sebabnya saya mengatakan emas yang dibeli dalam bentuk perhiasan sama sekali bukan investasi.

Lalu bagaimana dengan emas batangan?

Ya, emas batangan adalah investasi yang lebih baik daripada harus membeli emas bentuk perhiasan.

Harga emas batangan per gram adalah 845.000/gram.

Emas batangan biasa dijual dengan ukuran tertentu seperti 1g, 2g, 5g, 10g, bahkan hingga 50g.

Tapi sekarang kan banyak yang menawarkan cicilan membeli emas? Emas dapat dibeli mulai dengan ukuran 0,01 gram.

Betul, metode cicilan ini sangat membantu masyarakat yang ingin memiliki emas dengan uang terbatas.

Namun pernahkah Anda mengkalkulasikan uang yang Anda keluarkan? Apakah betul semua untuk membeli emas?

Nyatanya, perusahaan penyedia cicilan emas Anda ini mengenakan tarif penitipan dengan nominal tertentu yang menambah biaya pengeluaran pembelian emas. Bukannya ini jadi rugi investasi?

Niat miliki emas malah tekor di biaya-biaya lain.

Dengan penalaran yang telah kita lakukan, Coba kita lihat bagaimana bentuk ketiga investasi ini

Investasi Saham Vs Tanah, Rumah, Emas

Tanah, Rumah, Emas

Apa yang sama dari ketiganya?

  1. Membutuhkan uang yang tidak sedikit untuk memilikinya, bahkan pada Rumah dan Emas membutuhkan biaya perawatan agar masih bagus saat dijual.
  2. Likuiditas yang tidak menentu. Tidak mudah untuk mencari pembeli Tanah, Rumah, dan Emas dengan cepat. Kalaupun ingin cepat, biasanya sang pemilik harus menyewa jasa makelar yang akan memotong hasil penjualannya.
  3. Ada potensi di tipu. Saya sering mendengar kasus bahwa banyak tanah dan rumah dengan surat bodong atau emas yang ternyata hanya lapisannya saja yang murni emas, sedangkan dalamnya tidak.

Sedangkan Saham?

Saham mematahkan ketiga kelemahan tersebut.

Saham tidak membutuhkan banyak uang untuk membelinya,

Alasan Investasi Saham karena tidak membutuhkan banyak uang,

Saya beri contoh saham ANTM (Pt Aneka Tambang Tbk) dan saham SRIL (Pt Sri Rejeki Isman Tbk).

ANTM dan SRIL merupakan perusahaan besar yang bergerak di sektor logam pertambangan mineral dan industry tekstil garment. Keduanya masuk dalam daftar LQ45 yang artinya memiliki likuiditas dan fundamental yang baik.

Per 26 Februari 2020, harga saham ANTM adalah Rp 650/lembar, sedangkan harga saham SRIL adalah Rp 206/lembar. Artinya jika kita membeli dengan harga minimal yaitu 1 lot (100 lembar), maka uang yang di butuhkan hanya 650*100 = 65.000 dan 206*100 = 20.600.

Dengan total dana kurang dari 100.000 rupiah Anda dapat menjadi investor dan dapat menjadi salah satu pemilik dari perusahaan-perusahaan besar tersebut.

Saham Sangat Transparan, Tidak ada Makelar.

Alasan investasi saham karena di saham semua transparan, bahkan fee broker sangat rendah sekali dan transparan

Seluruh harga saham telah di awasi oleh BEI. Pergerakan harga saham tidak boleh sembarangan, yang itu artinya BEI telah menetapkan jumlah batas atas dan jumlah batas bawah yang dikenal dengan sebutan Auto Reject Atas (ARA) dan Auto Reject Bawah (ARB).

Jika Anda ingin menjual dan membeli saham, Anda dapat melakukannya sendiri, karena seluruh pembeli dan penjual telah ada dipasar. Tidak perlu Anda mencari makelar untuk bertransaksi. Sama sekali tidak perlu.

Tidak ada penipuan di Saham.

alasan investasi saham yang lain adalah tidak ada penipuan, jadi sangat aman sekali.

Di saham, semua bukti kepemilikan adalah benar (tidak akan ditipu) karena penjualan ini telah di awasi oleh Bursa Efek Indonesia (BEI). BEI memastikan investor mendapatkan surat konfirmasi pembelian atas sebuah perusahaan.

Jadi sudah jelas bahwa Investasi di Saham memiliki beberapa keuntungan yang tidak dimiliki oleh produk investasi lain.

Boleh saja Anda melirik tanah, rumah, dan emas, toh untung juga.

Namun tidak ada salahnya mempelajari hal baru mengenai per-saham-an di Indonesia, dengan begitu Anda dapat berperan serta memajukan perusahaan di Indonesia.

Sekian dulu artikel dari Master Saham Indonesia,

Jika Anda menyukai artikel ini, share di media social yang Anda miliki ya..

MSI akan datang lagi dengan artikel-artikel menarik lainnya..

Sampai jumpa, senang berinvestasi 🙂

Review Overview
SUMMARY

alasan investasi saham adalah aman dan sangat menguntungkan dibandingkan investasi emas, tanah, properti, semua orang kaya pasti berinvestasi saham,

Mengenal Aplikasi JUC Online Trading – Review Full Menu

Di artikel ini MSI akan sharing mengenai platform online trading yaitu JUC online trading milik juc sekuritas, Website resminya ada disini JUC Online Trading :: JOIN

WATCH NOW !! Cara Transaksi Saham di Aplikasi JOIN JUC Online Trading

Kalau sebelumnya dibahas tentang pembukaan akun sekuritasnya, sekarang gilirannya untuk melihat bagaimana isi dari aplikasi JUC.

By The Way JUC Sekuritas masuk kedalam rekomendasi sekuritas terbaik versi MSI loh..

Langsung mulai aja yuk!

Halaman Login

Halaman Login

Halaman ini merupakan portal pertama untuk masuk JUC online trading.

Masukkan user ID serta password Anda, kemudian klik LOGIN.

Halaman Home

Setelah login, tertampil halaman seperti di bawah ini

Halaman Home

Halaman diatas menampilkan IHSG hari ini, ringkasan transaksi hari ini, harga indeks saham luar, serta currency mata uang saat ini.

Anda juga disuguhkan beberapa menu seperti yang tertampil di bawah layar

Menu JUC

Nah, Kita akan kupas satu per satu. Siapkan Fokus ya 🙂

Disebelah kiri Nomor 1 adalah icon Home, which is ini adalah halaman yang sedang Anda tempati yang fungsinya menampilkan informasi harga saham.

Halaman Running Trade

Di Nomor 2 dengan icon Running, adalah halaman Running Trade.

Anda dapat melihat keseluruhan transaksi saham yang dilakukan di Bursa Efek Indonesia melalui halaman ini.

Berikut tampilan dari halaman running trade juc online trading.

Halaman Running Trade

Keterangan Running Trade

Didalamnya, Anda akan bertemu keterangan sebagai berikut:

Time                     : Waktu transaksi

Code                     : Kode saham

Prc (Price)           : Harga saham

Chg (Change)     : Persen perubahan harga

Qty (Quantity)   : Jumlah lot

B (Buyer)            : Kode Buyer

S (Seller)             : Kode Seller

Halaman Watchlist

Di Nomor 3 dengan icon Bintang, adalah Halaman Watchlist JUC Online Trading.

Anda dapat memantau beberapa saham sekaligus pada watchlist, di halaman ini tersedia menu untuk menambah, mengedit, dan menghapus saham.

Jadi hanya disesuaikan dengan kebutuhan ya.

Halaman

Halaman Transaksi

Di Nomor 4 dengan icon Keranjang, adalah Halaman Transaksi.

Bisa dibilang ini adalah halaman yang akan sering Anda buka, dan juga merupakan privacy finansial Anda.

Itulah mengapa pada saat akan membuka halaman ini, Anda diwajibkan menginput PIN terlebih dahulu demi keamanan transaksi.

Input PIN
Menu Halaman Transaksi

Sub Menu Halaman Transaksi

Halaman ini memuat menu juc online trading yang paling banyak, jadi diingat-ingat ya

  • Order Form                        : Menu untuk meng-order transaksi baik transaksi jual maupun beli
  • Portofolio                            : Daftar seluruh saham yang Anda miliki
  • Order List                            : Daftar transaksi yang di order, baik transaksi jual maupun beli
  • Trade List                             : Daftar order transaksi yang telah match (yang sudah terealisasi)
  • Order Form LIT                  : Daftar order transaksi otomatis (smart order) pada harga yang ditetapkan sebelumnya.
  • Order List LIT                      : Daftar order transaksi otomatis (smart order) pada harga yang ditetapkan sebelumnya (yang sudah terealisasi)
  • Bracket Order                    : Menu untuk Menjalankan dua transaksi otomatis sekaligus (buy & sell) apabila memenuhi harga yang di tetapkan
  • Trailing Stop                       : Menu untuk mengamankan profit yang telah didapat.
  • GTC Order                           : Menu untuk mengirim order transaksi setiap hari sesuai dengan tanggal yang ditetapkan.
  • Yuk Nabung Saham         : Layanan untuk Nabung saham secara otomatis
  • Order List History             : Daftar order transaksi (Buy, Sell) baik transaksi yang match ataupun  tidak (dalam durasi satu bulan)
  • Trade List History             : Daftar order transaksi (Buy, Sell) baik transaksi yang match saja (dalam durasi satu bulan)
  • Logout PIN                          : Keluar dari menu-menu diatas

Halaman Peringkat Saham & Broker

Halaman Nomor 5 dengan icon Trophy, adalah Halaman Peringkat Saham & Broker.

Halaman Peringkat Saham & Broker.

Di halaman ini Anda bisa melihat saham-saham yang sedang naik maupun turun, selain itu, Anda juga dapat melihat sekuritas mana saja yang mendominasi transaksi di dalam saham tersebut.

Halaman Profil Investor

Halaman Nomor 6 atau halaman terakhir dengan Icon person in photo adalah Halaman Profil Investor.

Halaman Profil Investor

Anda bisa mengganti PIN, Password, Menarik Dana, Deposit Dana, Mengajukan Permintaan atau Kritik serta saran ke JUC, dan juga Tombol terakhir untuk mengakhiri login Anda, Anda dapat Logout PIN.

Ke-6 menu sudah dibahas, berarti sudah selesai ya?

Eits.. Masih ada lagi lho

Jika posisi kita sekarang ada di Halaman manapun, kemudian kita geser layar ke arah kanan (tanpa memilih tombol 1-6), terdapat beberapa menu tambahan. Beberapa diantaranya merupakan pengulangan, namun ada beberapa menu baru seperti Stock Detail, Sector, Notation, dan Option.

Menu additional

Halaman Stock Detail

Halaman ini membantu anda dalam melihat seluruh transaksi yang ada pada sebuah saham seperti harga open, high, low, close, last, perubahan harganya, Total volume-nya, dan juga Total Nilai dari transaksi saham tersebut. Anda bisa melihat gambar dibawah ini.

Halaman Stock Detail

Halaman Sector

Halaman ini merupakan pembagian saham ke beberapa industri sesuai dengan bidang usaha yang di kerjakan.

Sebagai contoh saham WSKT, ADHI, WTON karena bergerak di bidang konstruksi maka akan masuk ke sektor Infrastruktur. BBCA, BBRI, BMRI karena bergerak dibidang perbankan maka masuk ke dalam sektor Finance.

Gambar dibawah ini adalah daftar dari sektor yang masuk di Bursa, lengkap dengan harga terakhir, persen perubahan harga, serta harga high dan low.

Halaman Sektor

Halaman Notation

Halaman ini adalah notasi dari beberapa saham yang dianggap perlu diketahui investor, biasanya saham-saham yang masuk dalam notasi karena memiliki ekuitas negatif atau berita negatif lainnya.

Halaman Notation

Halaman Option

merupakan halaman untuk mengganti warna tampilan (Anda dapat menggantinya sesuka hati), lalu ada pilihan untuk mengubah password, PIN, dan juga logout pin seperti di halaman Account.

Opsi Tampilan

Sekian dulu artikel dari MSI, semoga dapat membantu menambah wawasan Anda mengenai saham.

Jika Anda menyukai artikel ini, jangan lupa share di media sosial yang Anda miliki ya…

Mulailah dengan Anda sendiri untuk memperkaya wawasan bangsa.

Master Saham akan kembali lagi dengan artikel menarik lainnya

Senang Berinvestasi 🙂

Review Overview
Kecepatan
Interface
Kehandalan
SUMMARY

membahas panduan mengoperasikan aplikasi juc online trading juc sekuritas yang tidak banyak orang tahu bahwa ini sangat powerfull

4.0

Cara Mendaftar Indopremier & IPOTGO, Setoran 0,- Rupiah !!

MSI akan kasih tutorial cara daftar indopremier, Masih ingat dengan sekuritas Indo Premiere?

Jika di bab sebelumnya MSI telah membahas mengenai kelebihan dan kekurangan sekuritas ini, nah kali ini MSI akan mengajak Anda untuk mengetahui cara membuka akun sekuritas di Indo Premiere.

Indo Premiere Sekuritas memiliki beberapa kelebihan yang tidak dimiliki sekuritas lain.

Contoh yang sangat terlihat adalah pada jumlah setoran awal yang harus dikeluarkan nasabah.

Indo Premiere menjadi sekuritas yang tidak menetapkan jumlah minimal setoran,

Yap! Anda tidak salah dengar, TIDAK ADA MINIMAL SETORAN AWAL, yang itu berarti…

Setoran awal pembukaan akun sekuritas ini adalah Rp 0,-.

Jika Anda ingin mengetahui kelebihan-kelebihan lainnya bisa klik Disini. Kelebihan & Kekurangan Indopremier

Untuk membuka akun sekuritas Indo Premiere caranya sangatlah mudah, karena Anda tidak perlu berpindah tempat, semua dilakukan secara ONLINE.

Bahkan tidak dibutuhkan pengiriman dokumen lho, semua dokumen hanya di uploud di aplikasi.

Anda hanya perlu menyiapkan KTP, NPWP (Optional), serta Foto Tanda Tangan.

Yuk intip Cara daftar Indopremiere sekuritas.

Langkah Ke-1 : Install aplikasi IPOTGO.

IPOTGO adalah sebuah platform Online Trading milik Indo Premiere Sekuritas, Anda bisa mendapatkannya di Play Store untuk Android atau App Store untuk iOS.

Buka Aplikasi, lalu akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

Halaman Awal IPOTGO

Klik tombol gembok di pojok kanan atas, Lalu pilih “REGISTER”.

Menu Register

Langkah Ke-2 : Isi data awal

Halaman Register Awal

Isi data awal berupa “Alamat Email” dan “No. Handphone” yang aktif, lalu pilih lanjut

*Anda tidak dapat mendaftarkan alamat email dan no handphone yang sama ya. 1 akun untuk 1 alamat email dan 1 no handphone.

Langkah Ketiga : Isi Kode OTP

Masukkan Kode OTP yang telah dikirimkan melalui SMS

Kode OTP dari SMS

Langkah Ke-4 : Isi data NIK dan NPWP

Indo Premiere memiliki koneksi khusus ke Disdukcapil sehingga ketika Anda memasukkan NIK (Nomor Identitas Kependudukan) maka Sekuritas otomatis dapat mengidentifikasi pemilik dari NIK tersebut.

Isi Data Utama

Langkah Ke-5 : isi Kelengkapan Data

Pembukaan akun sekuritas ini juga membutuhkan data lainnya seperti data pekerjaan, alamat kantor, sumber penghasilan, tujuan membuka akun, dsb.

Anda dapat melihat gambar dibawah ini sebagai gambaran tampilan.

Rangkaian Proses Pengisian Data

Langkah ke-6  : Uploud Dokumen

Indo Premiere menggunakan sistem pembukaan rekening berbasis Full Online, cukup siapkan dokumen KTP, NPWP (Optional), serta Foto Tanda Tangan ya.

Ambil foto selfie Anda dengan KTP

Uploud Foto Selfie dengan KTP

Uploud Foto KTP

Uploud Foto KTP

Uploud Foto Tanda Tangan

Uploud Foto Tanda Tangan

Pastikan seluruh gambar terbaca dengan jelas ya, karena dokumen inilah yang akan jadi bahan referensi Tim Indo Premiere.

Bila tidak dapat terbaca, resikonya permintaan pembukaan rekening Anda dapat ditolak.

Langkah ke-7 : Buat User Id, Password, dan PIN

Enaknya lagi, di sekuritas Indo Premiere, Anda bisa membuat User Id Anda sendiri.

Ada banyak sekuritas di luar sana yang tidak memiliki fasilitas Ganti User Id, Alhasil kita harus mengingatnya karena User Id ditentukan oleh sekuritas tersebut.

Ini dia ketentuan-ketentuan untuk membuat User Id, Password, dan PIN di Indo Premiere :

User Id terdiri dari Huruf Besar + Angka dengan minimal 6 karakter dan maksimal 16 karakter

Password terdiri dari Huruf Besar/Kecil + Angka dengan minimal 8 karakter

PIN terdiri dari 8 angka, pilih yang mudah diingat ya

Langkah ke-8 : Konfirmasi data dan Buka Rekening RDN

Langkah ke-9 : Cek E-mail

Segera setelah meng-klik Tombol “BUKA REKENING RDN”, Tim dari Indo Premiere akan mengirimkan e-mail yang mencantumkan Link Konfirmasi dan Verifikasi PembukaanRekening Efek IndoPremier.

Klik link tersebut untuk konfirmasi, kemudian Anda akan mendapatkan  email yang memberitahukan bahwa permintaan buka rekening Anda sedang di proses.

Lalu, Anda hanya tinggal menunggu pihak Indo Premiere menginformasikan RDN Anda

Langkah ke-10 : Rekening RDN Jadi, Siap untuk Transaksi

Apabila sudah jadi, maka akan dikirimkan melalui e-mail dengan tampilan seperti dibawah ini.

Itu dia Cara daftar Indo Premiere, mudah sekali bukan?

Tanpa setoran awal pula 🙂

Jika Anda mempunyai pertanyaan, Anda dapat menuliskannya di kolom komentar dibawah ini.

Selamat mencoba, senang BERINVESTASI 🙂

Pros
  • Fitur Lengkap
  • Plarform Trading Handal
  • Murah
Cons
  • Fee Transaksi Mahal
  • Tidak Realtime
Review Overview
Indopremier Sekuritas
SUMMARY

Perusahaan sekuritas dengan aplikasi online trading bernama IPOTGO, sangat cocok untuk pemula yang baru memulai investasi, semua fitur sangat lengkap namun bisa membingungkan bagi pemula.

Terlebih lagi minimum depositnya 0 Rupiah, Gratis..!!

4.5

Keunikan Rekening RDN Saham dibanding Rekening Biasa

REKENING RDN, APA SIH BEDANYA DENGAN REKENING REGULAR? – Bertansaksi di saham tentunya akan sangat mudah dan menyenangkan apabila menggunakan rekening RDN yang memiliki fleksibilitas tinggi yang sesuai dengan kebutuhan investor.

Khusus Transaksi Saham

Untuk bertransaksi di dunia pasar modal khususnya saham, investor membutuhkan rekening khusus untuk penampungan uang yang nantinya dana tersebut bisa dicairkan ke rekening pribadi. Rekening penampungan tersebut biasa dikenal dengan nama rekening RDN (Rekening Dana Nasabah).

Sebagai Penampungan Uang

RDN merupakan rekening untuk penyelesaian transaksi nasabah di pasar modal. Rekening dana nasabah dan rekening pribadi harus dengan atas nama yang sama ya, jika tidak maka dana tidak dapat dicairkan. Rekening dana nasabah dibuat khusus untuk transaksi saham, tidak ada fasilitas didalamnya, contohnya seperti fasilitas kartu atm, mobile banking, internet banking. Rekening dana nasabah dibuat oleh Perantara Pedagang Efek atas kuasa dari nasabah pembuat rekening kepada Bank yang ditunjuk untuk mengadministrasikan RDN tersebut di Bursa Efek Infonesia (BEI).

Beroperasi Pada Waktu Jam Bursa Saham

Ketika membuka rekening, nasabah akan mendapatkan Rekening RDN, contoh: jika bank yang ditunjuk adalah Bank BCA maka rekening berisi 10 digit (jumlah tersebut sama persis dengan rekening versi regularnya). Untuk melakukan transaksi jual beli saham maka dalam rekening RDN harus diisi saldo, proses pengisian saldo adalah dengan sistem transfer dari rekening regularnya, biasanya dana tidak langsung ter top up, butuh waktu 10 menit sampai 1 jam untuk dana sampai ke rekening RDN walaupun di rekening regular dana telah terpotong.

Apabila tidak kunjung terisi dana di RDN, hubungi customer service dari akun sekuritas kalian ya (bisa jadi lebih cepat)  Jumlah dana yang ditransfer dapat disesuaikan dengan harga saham yang akan dibeli. Lakukan proses pengisian saldo ketika jam transaksi akan dimulai (kira-kira pukul 8.30 ke atas) sampai dengan waktu tutup bursa (tidak disarankan melebihi 15.40) karena jika kurang dari atau lebih dari jam tersebut bisa-bisa dana delay masuk. Begitupun ketika proses pencairan dana, lakukanlah ketika jam bursa untuk menghindari keterlambatan pengiriman.

Gratis !! Tidak ada biaya administrasi

Biaya untuk membuat rekening ini adalah GRATIS, nasabah hanya harus mengisi formulir dan melengkapinya dengan tanda tangan di atas materai (kecuali bila ditetapkan saldo awal oleh sekuritas ya, maka setelah rekening jadi nasabah wajib mentransferkan sejumlah dana untuk bertransaksi). Tidak hanya itu, menyimpan uang dalam rekening RDN ternyata cukup menguntungkan, pasalnya rekening ini tidak dikenakan biaya administrasi dan mendapatkan bunga dari bank (besaran dan syaratnya sesuai ketentuan yang berlaku di bank).

Meskipun nasabah tidak dilengkapi dengan fasilitas mobile banking, internet banking, maupun kartu ATM, namun pihak bank tetap menginformasikan aktivitas transaksi RDN tersebut. Informasi ini berisi debet-kredit (keluar-masuk) uang sehingga akan Nampak jelas penggunaan uangnya. Informasi mengenai aktivitas transaksi ini akan dikirimkan kepada nasabah atau investor melalui rekening Koran bulanan. Jika kalian yang menggunakan rekening BCA, maka rekening Koran jenis rekening TAPRES akan dikirim pertengahan bulan (biasanya setiap tanggal 15) sedangkan rekening Koran jenis rekening GIRO akan dikirim di setiap awal bulan. Rekening RDN tidak dapat tertutup otomatis, harus dengan permintaan dari perusahaan efek, Untuk infomasi lebih lanjut bisa hubungi customer service nya ya.

Nah itu dia pembahasan mengenai rekening RDN semoga bisa membantu menambah wawasan kalian, terlebih bagi pemain saham. JIka ada yang ingin ditanyakan, silahkan post pertanyaan kamu di bawah ini, Master Saham Indonesia bakal jawab immediately.  Bye!

Investasi di Saham ini Untung Jutaan dengan Modal Kecil

Sekilas Tentang Saham

Saham adalah surat berharga yang menunjukkan bagian kepemilikan dari perusahaan (atau bisa dibaca saham=efek) yang dapat diperdagangkan. Simpelnya, kalo kita beli saham perusahaan A, maka kita juga merupakan pemilik perusahaan A tersebut. Meskipun kita hanya beli 1 lot (100 lembar) saham, nama kita tetep tercatat sebagai pemilik perusahaan tersebut.

Saham adalah salah satu bentuk investasi yang disediakan oleh Bursa Efek Indonesia (BEI) di pasar modal. Selain dapat menguntungkan investor melalui pergeseran harganya, investor juga dapat menikmati Dividen (pembagian laba) yang dikeluarkan perusahaan.

Kita bahas mengenai pergeseran harga dulu ya..

Pergeseran harga yang dimaksud adalah nilai selisih dari harga jual dan beli saham. Jika ingin untung, pastikan harga jual barang (efek) kita lebih tinggi dari harga belinya ya. Contohnya:

Saham BCA (BBCA)

Harga saham BBCA (Bank BCA) pada Januari 2019 adalah Rp 26.200 / lembar saham

Harga saham BBCA (Bank BCA) pada 17 Desember 2019 adalah Rp 32.100 / lembar saham

Sekarang MSI coba hitung. andaikan punya 10 lot saham BBCA pada Januari 2019

10 lot = 1000 lembar = 26.200 * 1000 = 26.200.000 (Total jumlah uang)

Pada 17 Desember 2019, Harga ada di Rp 32.100

  • 32.100 * 1000  =  32.100.000 (Total jumlah uang)

Selisih harga yang didapat

  • 32.100.000 – 26.200.000 = 5.900.000 (atau sejumlah 22,5%)

Dengan menginvestasikan dana sejumlah Rp 26.200.000 selama hampir 1 tahun didapatkan uang 5.900.000. Tentunya tidak semua perusahaan dapat memberikan kembalian sebesar ini,Maka dari itu investor harus pintar memilah saham untuk berinvestasi. Pilih perusahaan yang memiliki fundamental yang baik agar dana yang kita investasikan fokus untuk pengembangan perusahaan yang secara tidak langsung apabila perusahaan untung maka investor pun akan untung juga.

Nah yang berikutnya ada yang dinamakan dividen. Dividen adalah pembagian laba dari perusahaan bagi para pemilik saham. Besarnya dividen yang diberikan bergantung pada besarnya saham yang ditanamkan, harga dividen yang diberikan pun beragam bergantung pada laba perusahaan per tahunnya. Dividen umumnya diberikan perusahaan ke investor sekali dalam setahun, namun ada beberapa perusahaan yang dapat memberikan dividen dua kali.

Saham BRI (BBRI)

Dividen yang diberikan BBRI pada tahun 2017 sejumlah Rp 428/lembar tahun 2018 sejumlah Rp 106/lembar sedangkan pada tahun 2019 adalah Rp 132/lembar. Untuk waktu pemberian dividen tidak selalu sama ya, ini juga bergantung pada Rapat yang diadakan oleh perusahaan tersebut, namun biasanya berada di sekitar-an bulan-bulan seperti sebelumnya.

Jadi, sudah ada gambaran kan tentang saham? Yuk bangun negara kita di sektor pasar modal dengan berinvestasi di saham.

Jika ada pertanyaan/masalah, kamu bisa isikan di kolom komentar di bawah ini ya. MSI akan selalu berikan solusinya. Tunggu artikel terbaru dari Master Saham Indonesia. Bye!